KSPI Kecam Tindakan PHK Sepihak Idris Idham Tindakan

Trans news

 

Tindakan manajemen Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi yang melakukan PHK terhadap Idris Idham Ketua Umum FSP Farkes Reformasi,disesalkan dan di kecam Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

KSPI akan melakukan beberapa tindakan secara nasional dan internasional untuk melawan direksi yang telah melakukan dugaan union busting dan anti freedom association melanggar Konvensi ILO No 87 dan 98. Selain itu,KSPI juga tengah mempertimbangkan aksi solidaritas besar-besaran yang melibatkan ribuan buruh.

Upaya yang di lakukan oleh Ketua Umum DPP FSP Farkes – R , ldris Idham S.E memperjuangkan nasib anggota yang terbelit problem penempatan tenaga alih daya / out source yang tidak sesuai aturan ketenagakerjaan, anggota yang mendapat hak pensiun tidak sesuai aturan ketenagakerjaan,Miss manajerial oknum direksi Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi berbuntut surat PHK sepihak dengan alasan Indisipliner.

” KSPI mengecam keras hal ini dan akan melakukan perlawanan sekeras – kerasnya melalui jalur yuridis, menggalang solidaritas nasional dan internasional dan berencana akan membawa ke sidang ILO ” ujar Muhammad Rusdi, selaku Deputy KSPI

” Sebelum melawan kita ketemu dengan manajemen kita katakan jangan korupsi di RS dengan dialog tidak bisa kita minta di angkat itulah awal kejadian,saya sudah asisten manager dan sudah bekerja selama 23 tahun , saya tidak pernah bermasalah dengan RS ” ujar Idris Idham.

” Yang kedua tentang pensiun yang pemberiannya tidak sesuai dan di katakan disuruh ikhlas tapi kita melawan dan kasusnya Alhamdulillah kita menang dan yang paling puncaknya adalah di bulan November direksi mengambil obat kuat diluar kebiasaan dan itu dilaporkan teman kita , dan pelapor di PHK ” lanjut Idris.

KSPI sangat menyayangkan semua tindakan yang dilakukan,KSPI tidak akan tinggal diam. “Kami akan melakukan berbagai upaya agar pihak rumah sakit mempekerjakan kembali saudara Idris, ” tutup M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here