Sri Puguh Budi Utami Resmi Dilantik Sebagai Ditjenpas Wanita Pertama Dikemenkum Ham

Trans News

 

Jakarta, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) memasuki babak baru pasca dilantiknya Sri Puguh Budi Utami sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan perempuan pertama di lndonesia. Ummi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Ditjen PAS dilantik oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik lndonesia, Yasonna H Laoly, Jumat (4/5) di Graha Pengayoman Kcmenterian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sri Puguh merupakan Dirjen PAS ke-17. Sebelum menjabat sebagai Dirjen PAS, Sri Puguh menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS).

Sri Puguh mengatakan pelantikan dirinya sebagai Dirjen PAS ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Perempuan, diberikan kepercayaan untuk memimpin dalam lingkungan yang selama ini erat dengan budaya patriarki.

“Ini satu kesempatan yang luar biasa, perempuan diberikan kesempatan untuk berada di lingkungan yang memang selama ini patriarki ya. Tapi luar biasa Pak Yasonna, Pak Jokowi, memberikan kepercayaan kepada perempuan,” ujar Sri Puguh usai dilantik.

Pelantikan dihadiri’ oleh Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Mentceri, Penasehat Menteri, Pimpinan Tinggi Pratama dan kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini merupakan sejarah baru bagi Pemasyarakatan bahkan Kementrian Hukum dan HAM Utami berhasil membuktikan bahwa usaha yang keras diiringi dengan integritas yang tinggi akan memberikan hasil yang luar biasa. Itulah mengapa saya selalu mengatakan kepada seluruh jajaran di Kementrian Hukum dan HAM untuk selalu bekerja keras, kerja lebih keras dan kerja lebih keras lagi. Apa artinya intelektualitas tanpa integritas,” ujar Yasonna.

Utami merupakan lulusan terbaik Akademi Ilmu Pemasyarakatan tahun 1986 dan memulai karirnya sebagai petugas Pemasyarakatan di Lapas Wanita Medan pada tahun yang sama. Perempuan kelahiran Ponorogo 2 Juli 1962 ini juga sempat menjadi Kepala Biro Perencanaan di Sekretariat Jenderal Kementrian Hukum dan HAM pada tahun 2011 sampai dengan 2016.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah yang diberikan. Dukungan dan’ Anda semua menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Utami sesaat setelah pelantikannya.

Karir perempuan yang telah hidup mandiri sejak duduk di bangku SMP ini dimulai ketika menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Registrasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas IIA Medan. Delapan tahun kemudian Utami dipercaya untuk menjadi Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kehakiman Perkembangan karirnya semakin pesat ketika menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Administrasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakana dan Banten.

Dua tahun menjabat sebagai Sekretaris Ditjen PAS, Utami mengakui bahwa pembenahan harus terus dilakukan melihat kondisi Pemasyarakatan saat ini. Sinergi dan pelayanan prima oleh petugas Pemasyarakatan dianggap sebagai kunci tercapainya tujuan Pemasyarakatan.

“Tantangan dunia Pemasyarakatan saat ini semakin berat. Diperlukan kerja keras dan kerja ikhlas. Saya tidak meragukan kemampuan teman-teman Mari kita bekerja sama untuk Pemasyarakatan yang lebih baik Kita pasti bisa,” ajak Utami.

Acara pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima memori jabatan dan tasyakuran di Graha Bakti Pcmasyarakatan Kantor Pusat Ditjen PAS. Ustadz Yusuf Mansur turut hadir memberikan tausiyah kepada seluruh pegawai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here