Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Memberi Dukungan Penuh Untuk Ukm Agar Terus Berinovasi

Trans News

Jakarta, Sasirangan merupakan kain tradisional khas Kalimantan Selatan (Kalsel),Kain bermotif unik ini dikenal pula dengan kain calapan atau kain celupan,Banyaknya produk yang dapat dibuat dari Kain Sasirangan inilah yang menjadikan kain khas Banjarmasin ini tetap eksis hingga saat ini,Keunikan kain ini tampak pada ragam motifnya yang kaya dan beragam.

Dulu kain sasirangan ini selalu monoton karena banyak pengrajin yang tidak mau keluar dari daripada pola – pola yang lama,pada akhirnya pada tahun 2005 Dinas perdagangan dan perindustrian kota Banjarmasin bekerjasama dengan Balai Batik Jogyakarta dikumpulkan para pengrajin dan penjahit sasirangan lalu diadakan pelatihan – pelatihan baru sehingga menghasilkan motif – motif baru.

Dan pada awalnya Banjarmasin tidak ada tempat untuk penjualan sehingga dibuatkan kampung yang bernama Kampung Sasirangan yang memang pada awalnya sudah ada ukm – ukm namun belum terbina,akhirnya pola – pola para pengrajin sudah mulai berani keluar dari pakemnya.

” Hasil dari binaan kita itu sekarang sudah mulai berani keluar,kita sudah 15 tahun ikut Inacraft sudah banyak perubahan ” kata Gatot Hariyanto,Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan,Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Banjarmasin.

” Kita targetnya yang jelas produk kita dikenal masyarakat,apalagi ada produk – produk baru kita seperti seribu sungai ” jelas Gatot.

Strategi ukm – ukm di Banjarmasin melakukan promosi di event – event Internasional yang di bantu oleh Bapak Walikota Banjarmasin untuk memberikan dukungan dan bantuan untuk produk – produk ukm.

Untuk range harga kain – kain sasirangan bersaing mulai dari Rp 75.000 – sampai jutaan rupiah tergantung dari bahan dan tingkat kesulitannya.
Harga juga ditentukan berdasarkan jenis kain dan motifnya.Semakin rumit motifnya maka semakin mahal juga harganya

” Jangan bosan berkreasi dan jangan bosan coba – coba berinovasi karena jujur aja mereka itu catatan itu nggak ada,itu yang kita bina ” tutup Gatot.

Kain sasirangan merupakan salah satu bentuk perwujudan dari pengetahuan lokal masyarakat Kalimantan Selatan.
Kain Sasirangan umumnya digunakan sebagai kain adat yang biasa digunakan pada acara-acara adat suku Banjar.(rg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here